Aku Ingin Menyusulmu
Karya: Nur Fadilah BudiTeras rumah masih terlihat sama,
kursi itu masih berada di tempat yang sama,
namun seseorang yang biasa duduk di sana
kini tak lagi menyambut senja dan pagi.
Setiap kali aku pulang sekolah,
aku masih berharap kau menyambutku
dengan senyum yang sederhana
Tetapi anehnya, bukan kau yang menyambutku.
Ternyata...
kau yang lebih dulu pulang.
Sejak kepergianmu...
Rumah ini terasa berbeda,
ada satu suara yang tak bisa lagi ku dengar,
yang dulu selalu mengisi setiap sudut rumah.
Terkadang aku ingin menyusulmu,
bukan untuk meninggalkan dunia yang kau titipkan,
melainkan untuk mengejar segala doa
yang pernah kau sematkan dalam langkahku.
Aku datang bertamu ke rumah baru mu,
Tetapi engkau tak ada di sana,
hanya ada papan dan nama mu.
Takalar, 8 September 2026