"Memeluk bayangmu"
Karya: NorwafaMemeluk bayangmu
Karya: Wafa
Setelah mendengar semuanya
Kabar dari orang-orang yang mengetahuinya
Aku terdiam, tubuhku membeku
Air mataku meleleh
Aku berteriak memanggil namamu dengan sesak tangis
Berharap Tuhan mendengarnya dan mengembalikanmu dalam pelukku
Aku terduduk di tengah ruang rumah
Memegang kalung pemberianmu hari itu
Ternyata itu pemberian terakhirmu
Aku menangis, meronta dan berkata itu mustahil
Kau berjanji padaku
Untuk hidup lebih lama disini
Membangun rumah bagai istana penuh bahagia
Nyatanya rumah itu hanya tumbuh dengan kenanganmu
Kini kau pergi meninggalkanku selamanya
Pergi tanpa kata perpisahan
Kini aku hanya bisa memeluk bayangmu dan mendoakan namamu
Tenang di sana kekasihku
Kau pergi lebih dulu, suatu saat nanti ku akan menghampirimu
Martapura, 29 September 2026