Pulang,tempat sunyi menghafal nama

Karya: Nida Aulia syafira


Aku pernah menjadi pengembara
di antara riuh jagat dan patahan kala,
menyusuri cakrawala yang tak bertepi,
menggendong nestapa di punggung senja,
sementara sukma perlahan kehilangan namanya.

Lalu arunika merekah di ufuk niskala,
menumpahkan cahaya pada jalan
yang lama kehilangan arah.
Angin membawa senandika purwa,
seolah semesta berbisik:
tidak semua perjalanan ditakdirkan untuk menetap.

Maka aku pulang.

Bukan sekadar menuju rumah,
melainkan mencari sukma
yang tercecer di antara langkah-langkah yang pernah kupaksakan.

Di ambang pintu, ibu menjelma mantra
peluknya nirwana paling sederhana
rumah menjadi samudra,
tempat segala nestapa akhirnya bermuara.

Kini aku mengerti:
pulang bukan perkara sejauh kaki mengembara,
melainkan ketika hati menemukan
tempat pertama yang selalu memanggilnya
meski telah berkali-kali ia lupa jalan pulang.


depok,14 September 2l26