SUNYI YANG MEWARISI RINDU.
Karya: NAVIA ISMA ADDAWIYAHKau beranjak meninggalkan cakrawala.
Menyisakan nestapa di relung jiwa.
Jejakmu dikikis waktu tanpa suara.
Hingga hilang di ujung fatamorgana.
Sumpah yang pernah terucap.
Kini menjadi lara yang menetap.
Hati belajar menerima tanpa berharap.
Meski bayangmu masih mengendap.
Kini kita menjadi dua laut tak bertepi.
Di pisahkan jarak yang enggan kembali.
Sebab dirimu telah memilih pergi.
Meninggalkan sukmaku dalam sunyi.
Biarlah semesta menghapus temu.
Hingga rinduku luruh bersama waktu.
Jika kelak kenangan mengetuk pintu.
Biarlah sunyi menjawabnya untukku
Jember,12 September 2026