Renggut Pilu
Karya: Nadila IrfanitaTungkai ini sudah melangkah terlalu jauh,
ribuan duri telah meninggalkan banyak luka semu.
Hati kecil ini sempat berbisik untuk menyerah,
dirasa sesak sudah tidak menemukan obatnya.
Berjuta kali meyakinkan diri untuk tetap berdiri,
banyak mimpi yang telah terkubur direnggut mati.
Tak ada tempat yang bisa menampung semua sesak,
hingga angin membawa seruan untuk kembali bersimpuh.
Hati ini sempat dibutakan oleh luka yang menumpuk,
barangkali itulah pengingat dari yang Maha Penyembuh.
Memilih mengakhiri bukanlah jalan yang harus ditempuh,
sebab sujud menjadi tempat pulang yang paling ampuh.
Segala maaf aku haturkan di sepertiga malam,
renggutlah pilu ini dari manusia yang kehilangan arah.
Segala doa aku panjatkan di akhir sujud yang lebih lama,
tiada yang lain selain melangitkan nama-Mu yang Esa.
Maros, 8 September 2026