Aku Menunggumu di Rumah

Karya: Muhammad khayrul abyan


Aku Menunggumu di Rumah

Di pagi yang segar dan berudara sejuk
aku menanti kepulangan di Ambang pintumu
Tatkala badai menerpa, aku tetap menunggumu

Ketika matahari terbit dari timur
Ketika ayam berkokok
Jiwaku tetap menunggu engkau kembali dari peluh kerja

wahai bidadariku
Engkaulah wanita kesayanganku

Ketika memandang langit seolah kulihat bayang wajahmu

Aku sangat sayang padamu.

Hatiku ini sangat mencintaimu,

Sungguh,hatimu adalah muara dari seluruh cintaku

Engkaulah pelita di kala laraku menjelma,

Untukmu ini kekasihku Nayla Khairani,

Engkaulah wanita kebanggaan yang senantiasa hadir dalam ingatan.


Jakarta, 11 September 2004