KEMERDEKAAN YANG PERGI

Karya: Maria Isabella Neno




Dulu, kemerdekaan datang
dengan janji yang begitu indah,
membawa harapan untuk semua,
membawa senyum bagi rakyat kecil
yang hidup dalam kesederhanaan.

Namun kini, ke mana ia pergi?
Mengapa langkahnya semakin jauh,
meninggalkan rumah-rumah kecil
yang masih menunggu keadilan,
meninggalkan tangan-tangan lemah
yang setiap hari bekerja keras?

Di jalan yang penuh debu,
rakyat kecil masih berjalan,
mencari makan untuk hari esok,
menyekolahkan anak dengan harapan,
dan menyimpan doa dalam diam.

Kemerdekaan seakan hanya tinggal nama,
tertulis indah di dinding dan buku,
tetapi belum sepenuhnya terasa
di hati mereka yang hidup kekurangan.

Wahai kemerdekaan,
jika engkau benar untuk semua,
janganlah hanya tinggal cerita.
Kembalilah kepada rakyat kecil,
kepada mereka yang tak punya suara,
agar mereka dapat hidup dengan layak,
tersenyum tanpa rasa takut,
dan percaya bahwa negeri ini
masih menyimpan harapan
untuk setiap anak bangsa.


Kefamenanu, 13 Februari 2010