Di Mana Letih Menemukan Teduh
Karya: Laisha Isna FatikhaAku pernah berjalan jauh,
mengejar arah yang tak kunjung pasti,
meninggalkan jejak di jalan sunyi,
hingga lupa bagaimana rasanya berhenti.
Semakin jauh langkah membawaku,
semakin kupahami bahwa rumah
tak selalu berupa pintu dan jendela.
Kadang, rumah adalah ruang sederhana
tempat hati dapat beristirahat
tanpa takut menjadi dirinya sendiri.
Kini, ketika dunia terasa riuh,
aku memilih menepi,
mendengarkan suara hati
yang lama tenggelam dalam bising.
Setelah melewati jarak dan kehilangan,
akhirnya aku mengerti:
yang kucari bukanlah tempat untuk kembali,
melainkan ruang di dalam diri.
Dan ketika langkahku berhenti,
aku tak lagi merasa tersesat.
Sebab rumah yang selama ini kucari
ternyata bukanlah sebuah tempat,
melainkan diriku sendiri.
Kebumen, 19 September 2026