Cakrawala jarak rindu
Karya: KarmilaLangkah pelan, tertatih tanpa suara,
tak berbekas, seolah ingin pergi dengan tenang.
Meniru kabut yang perlahan ditelan fajar,
hanya hening, lalu perlahan melangkah mundur.
Tak ada amarah yang meledak,
tak ada perpisahan yang terucap.
Hanya diam menjadi perantara,
harap terhalang jarak yang nyata.
Terkadang tak semua hal bisa terucap lisan,
ada yang hanya bisa dirasakan perlahan.
Seperti senja yang tenggelam demi gelap,
meski tahu bahwa langit akan merindu.
Tak perlu tahu apa yang terjadi,
tak perlu tahu apa yang tersembunyi.
Cukup tahu bahwa aku pernah ada,
tetapi pergi karena cinta hanya satu arah.
Biarlah angin membawa sisa rindu,
biarlah hujan membasuh sisa kenangan.
Engkau tetap menjadi bintang yang sama,
hanya saja, langit kita yang tak lagi sama.
Jeneponto 6 September 2026