Rangkul dan Lepas
Karya: firdha azzahraSebelum arah kupahami
kau hadir bagai mimpi sunyi
kuputuskan percaya sepenuh hati
bukan singgah, tapi takdir sejati.
Kudekap luka dengan hadirmu
kusebut kau cahaya di kalbu
biar sederhana caraku mendekatmu
biarkan aku mencintaimu.
Namun kian erat kugenggam jari
kian terasa hampa bersemayam di hati
kusadari bayang bukanlah diri
maka kulepas dengan langkah berani.
Seperti daun gugur tertimbun salju
bukan kalah, hanya musim berlalu
kucari cahaya di ujung langkahku
dan di sana kutemukan diriku.
Begitulah pulang sesungguhnya berjalan
kadang merengkuh, kadang melepaskan
bukan satu arah, satu tujuan
hanya dekap dan lepas yang terus berulang.
Setiap pulang punya cerita sendiri
entah pada seseorang, entah pada diri
namun satu yang pasti akan kau temui:
sedikit lebih utuh dari hari kemarin ini.
jakart,10 september 2026