Pergi Yang Tak Kunjung Kembali
Karya: Eva NessaSelalu ada kata rindu untuk menggambarkan dirimu,
selalu ada kata sakit untuk menggambarkan dirimu,
dan selalu ada kecewa untuk menggambarkan dirimu.
Untuk rasa rindu, sakit, dan kecewa itu berwujud sesuatu yang hidup di dalam dirimu.
Waktu terus berganti,
namun langkahku tertahan di jejakmu.
Lagi dan lagi aku meraba bayang pelukmu,
entah ke mana lagi harus kucari hangat yang dulu.
Dirimu yang pernah menjadi rumah,
kini menjelma asing dan menyisa sepi yang riuh.
Menyakitkan saat kau memilih melangkah menjauh.
Dirimu yang dulu selalu ada disisi,
sekarang pergi meninggalkan aku sendiri.
Aku terus bertanya pada hening yang riuh.
Apakah sudah ada jiwa baru yang menggantikanku?
Seseorang yang lebih pantas mendekap ragamu?
Apakah dia jauh lebih berarti dari seluruh inginku?
Atau... sejak awal, aku memang tak pernah punya tempat di hatimu?
Depok, 15 September 2026