Menemukan Rumah di Ujung Rindu

Karya: Andra Ferlion


Langkahku pernah tersesat
di antara jalan yang panjang,
mengejar cahaya di kejauhan,
hingga lupa arah untuk kembali pulang.

Hari-hari berlalu seperti angin,
membawa cerita yang tak sempat kusimpan.
Namun, di balik riuh dunia,
ada satu tempat yang selalu kurindukan.

Pulang bukan sekadar kembali,
bukan pula tentang pintu dan halaman.
Pulang adalah hangat yang menenangkan,
saat hati lelah mencari tujuan.

Kini, ketika senja perlahan meredup,
aku mengikuti jejak-jejak kerinduan.
Sebab, sejauh apa pun langkah pergi,
selalu ada rumah yang menunggu kepulangan.

Dan akhirnya, aku mengerti:
rumah bukan hanya tempat untuk kembali,
melainkan tempat hati berkata,
“Aku tidak perlu pergi lagi.”


Tanggamus, 15 September 2026