Waktu
Karya: Devita Nur SyahraniSemua ditempatkan pada waktunya.
Waktu berjalan sebagaimana mestinya,
pada tempatnya.
Kisah kita berjalan dengan sempurna
waktu pertemuan kita,
waktu perbincangan kita,
dan waktu kebersamaan kita.
Lalu,
waktu merenggutmu dariku.
Tetapi, setiap ingatan dan kenangan tentangmu
tetap merasuk ke dalam jiwa dan akal sehatku,
walau ragamu telah jauh meninggalkan dunia,
meninggalkan puing-puing kisah
yang bahkan belum sempat kita ciptakan.
Aku menciptakan kisah tentangmu
kepada semua orang
sampai akhirnya mereka mengenalmu.
Seiring berjalannya waktu,
kepergianmu kepada Tuhan
berdampingan pula dengan waktu
saat semua orang mulai mengenalimu.
Jakarta, 6 September 2026