Titik Nadir Perpisahan

Karya: Devi sintia arifin


Langkahku terayun di atas sisa bayang
Membawa serta debu rindu yang tertinggal di beranda
Ada sunyi yang memeluk erat setiap jengkal jalan pulang
Saat layar kepergian terbentang di ujung samudra.
​Bukan lelah yang membuat kaki ini memilih abdi
Namun takdir menuntut lembar baru harus dibuka
Meninggalkan senyum yang terukir di balik bilik hati
Menuju sepi yang mengajarkan arti sebuah merdeka.
​Biarlah angin malam meniup sisa jejakku
Menghapus duka yang sempat singgah di paruh waktu
Sebab pergi bukanlah tentang melupa atau berlalu
Melainkan cara semesta merajut rindu yang baru.


Pemogan 8 September