Tujuh purnama
Karya: CHOIRUN NISA'Tujuh purnama telah berlalu
sejak ragamu menjadi abu
menghilang perlahan bagai debu
tak lagi menjawab pertanyaan ibu
masih kuingin menggenggam tangan kecilmu
yang sekarang tak bisa ibu sentuh
masih ibu ingin menatap hamparan langit dimatamu
yang sekarang hancur ditelan api pengantarmu
dalam pelukan ibu yang menjadi akhir
mengingat tarikan oksigenmu yang telah berakhir
masih kuceritakan hari-hari ibumu ini tanpamu
walau ragamu sudah tak lagi menjawab ibu
sejak yang kupeluk menjadi batu
kehilangan hangatnya tubuh kecilmu dari duniaku
rindu ini bagai pungguk merindukan bulan
perlahan-lahan membunuh jiwa ibu yang tenggelam.
Mojokerto, 10 september 2026