Terserah Pulang

Karya: Avies Pratama


Terserak Pulang

Aku ingin pulang,
namun rumah tak lagi terasa sama.
Langkahku membawa tubuh yang lelah,
sementara hatiku tertinggal entah di mana.

Di sepanjang jalan,
aku memungut serpihan kenangan
yang jatuh satu per satu dari masa lalu.
Ada tawa yang kini terasa asing,
ada pelukan yang hanya hidup dalam ingatan.

Aku diam di bawah langit malam,
menahan tangis yang tak sanggup lagi ku sembunyikan.
Ternyata, pulang bukan selalu tentang kembali,
melainkan tentang menemukan tempat
di mana hati tak lagi merasa kehilangan.

Jika aku tak menemukan jalan pulang,
biarlah malam menjadi saksi—
bahwa pernah ada seseorang
yang begitu ingin kembali,
namun tak lagi memiliki tempat untuk dituju.


(Palembang,30 September 2026)