Rumah Berwujud Ayah

Karya: ASHIFA RAMADHANI


Pulang bukan selalu tentang alamat.
Bagiku, pulang adalah satu kata
yang mengartikan rumah.
Namun, di mana sebenarnya rumah itu berada?

Mungkin, rumahku bukanlah sebuah bangunan,
melainkan seseorang yang tangguh—
bagaikan bangunan kokoh yang tak mudah runtuh.
Dialah ayahku.

Ia mungkin tak selalu pandai mengungkapkan perasaan,
tapi diamnya menyimpan begitu banyak kasih.
Tangannya bekerja tanpa banyak mengeluh,
langkahnya selalu mengajarkanku arti keteguhan.

Ayah yang mengajarkanku
apa arti kehidupan,
ayah yang mengajarkanku
apa arti keberanian.

Di kala badai membawaku menjauh,
akan selalu ada angin yang perlahan membawaku pulang.
Bukan menuju sebuah alamat,
melainkan menuju rumah
yang sejak dulu menjadi tempatku kembali.

Rumah itu adalah ayahku.



Palembang, 30 September 2026