Hati Menanti Kepulangan
Karya: Anugrah Disa MeilitaSaat kaki menapak menjauh melintasi halaman rumah,
saat dunia di luar sana mengajarkanku menyimpan luka dan sabar,
akhirnya aku memahami: pulang bukan sekadar kembali ke tempat kelahiran.
Pulang adalah menyadari adanya kedamaian yang tak bisa dibeli dengan apa pun.
Ia hadir dalam pelukan yang menerima kehadiran tanpa banyak tanya,
dalam suara yang menenangkan sebelum aku memohon ditenangkan,
dalam pintu yang tetap terbuka meski aku lama tak pulang berkunjung.
Pulang adalah menginsyafi bahwa ke mana pun kakiku melangkah,
ada doa yang senantiasa mendampingi, tak pernah putus, tak pernah pudar.
Dan aku kembali bukan karena letih melangkah,
melainkan karena akhirnya aku paham:
tempat terindah untuk pulang adalah hati yang murni menanti kepulanganku.
Jakarta, 23 September 2026