Elegi untuk Sebuah Janji yang Gugur
Karya: Zahrohtul janahDi taman sunyi yang pernah kita semai
tumbuh bunga percaya dengan kelopak damai
namun tangan yang kupeluk sebagai cahaya
justru menanam duri diantara doa
Kau datang membawa aksara kasih
merangkai janji dengan lidah yang bening
tetapi dibalik senyummu yang teduh
tersimpan badai yang merobohkan seluruh teduh
Kini namamu menjadi gema yang lirih
terukir pada prasasti luka yang pedih
sebuah kisah tentang hati yang tulus
namun karam oleh dusta yang halus
Aku pernah menjadi langit bagi langkahmu
menaungi rapuhmu dalam teduh waktuku
namun kau pilih menjadi malam yang kelam
memadamkan bintang yang dahulu kau tanam
Biarlah angin membawa serpihan kenangan
larut bersama waktu dan arus kehidupan
sebab dari reruntuhan rasa yang kehilangan
lahir jiwa baru yang lebih bijaksana dalam keheningan
Indramayu, 15 Agustus 2026