Muka Dua
Karya: Syafira karinSahabatku memang baik
Dengan senyum bak sinar mentari pagi
Mukanya polos
Tidak pernah membentak
Tapi siapa sangka
Ia hanya baik di depanku
Aku tak pernah menuntutnya
Aku hanya ingin ia ada
Di saat aku terpuruk
Aku berharap ia datang
Dengan senyum cerahnya
Ternyata aku salah
Ia pergi dengan pacarku
Ia sama sekali tak menoleh
Seketika hatiku terasa diremas-remas
Kepercayaanku gugur bersama senyum indahnya
Lombok Tengah,13 Agustus