pengharapan yg salah
Karya: RATNA EKA NUR AISYAHAngin berhembus lembut menyapa waktu,
Dedaunan luruh di sela rumput berkelana,
Jarak yang membentang tak lagi meyakinkan,
Kupikir aku punya tempat pulang dan berteduh,
Namun nyatanya, itu semua hanyalah khayalan belaka.
Merasa dicintai sedalam samudra di hati,
Ternyata itu hanya perasaanku sendiri yang berkhianat,
Meski begitu, aku tetap percaya cinta itu tak hilang—
Hingga ku sesali, di balik rasa yang tersimpan rapi,
Cintanya bukan untukku, melainkan dia yang lain,
Dia yang dicintainya dengan tulus dan murni.
Kegembiraan membuatku salah menafsir arti,
Siapa yang dia butuhkan, siapa yang dia puja,
Belajar percaya pada manusia seringkali menipu,
Terlebih lagi soal janji cinta yang tak pasti.
Sakitnya terasa seperti ditusuk ombak di lautan,
Selama ini ucap manis cinta terlontar, tapi tanpa kejujuran,
Sering kali aku menolak, bukan karena tak mencintai,
Tapi karena aku ingin mengenal dia yang sebenarnya.
Ternyata Tuhan mengarahkan aku menjadi lebih baik,
Jauh dari apa yang sempat aku duga dan bayangkan,
Manusia memberi kelabu yang menusuk kalbu,
Namun bagiku, dia tetaplah candu yang tak terganti...
Betapa bodohnya aku—meski terluka, aku tetap RINDU.
metro 14 Agustus 2026