Reruntuhan yang Kutata Ulang
Karya: Nurul Sobikhatus TsalisahKau runtuhkan apa yang kubangun dengan sabar,
lalu pergi seolah tak pernah ada yang tumbang.
Aku berdiri di antara puing kepercayaan,
mencari sisa diriku yang masih bisa diselamatkan.
Ternyata pengkhianatan tak selalu datang dari musuh,
kadang ia lahir dari orang yang paling dekat dan teduh.
Tapi aku menolak jadi korban selamanya,
sebab dari reruntuhan ini, aku memilih bangkit dan berkarya.
Kutata ulang hidupku dengan lebih hati-hati,
bukan dengan dendam, tapi dengan hikmah yang kupetik pelan-pelan,
bahwa setiap luka adalah guru
yang mengajarkan aku mengenal diri lebih dalam.
Pekalongan,3 Agustus 2026