Yang Perlahan Ditelan Samudra
Karya: Ni Wayan Trisya Ayu AlvinaAku bergelayut pada angan
Memahat kehidupan di benakku
Seolah-olah marwahmu
Masih di ujung langit
Asap bergentayangan
Di dalam rongga dadaku
Dengan pikiran yang berputar
Pada satu titik hitam
Senja kembali membungkus buana
Akibat samudra
Yang menenggelamkan aditya
Menggantikannya dengan langit gulita
Tak hanya aditya
Semua batu yang kuukir
Dan kewarasanku
Juga dilahap samudra
Dan sekarang
Ragaku tak mampu lagi bersandar
Pada orang yang kugenggam
Membiarkan jiwaku dijebak semesta
Setiap melirik lautan
Benakku kembali memahat kenangan pahit
Tak mampu relakan
Namun begitulah takdir menariknya
Karangasem, 11 Agustus 2026