Naja Maulana Yahya - Tekad dan Takdir (Lirika 11)

📅 Agustus 21, 2026
Tekad dan Takdir
Karya: Naja Maulana Yahya


Tekad dan Takdir

Desir malam menyapa Pemimpi di ambang perjalanan.
Pemimpi yang berjalan dengan mimpi dalam genggamannya. 
Takdir membentang getir di sepanjang persimpangan.
Namun Pemimpi enggan menunduk pada kekalahan.

Ia bermimpi berlarian di hamparan rumput luas.
Bagai kuda liar yang bebas di padang sabana.
Jiwanya bertahan, enggan tumbang.
Hanya untuk hidup, hanya untuk menang.

Gemuruh riuh pikiran penuh kata ""aku menang, aku akan kalah.""
Kalah dan tenggelam dalam mimpi buruk, atau menang tanpa bimbang.
Seorang Pemimpi terjebak di antara bayang,
antara mimpi yang menyala dan takdir menghadang.

Senyap, dengung mesin dan detak kian jarang.
Tubuh kaku, wajah pucat, Pemimpi perlahan tumbang.
Riuh “aku menang” tak lagi terdengar di diri.
Menyisakan sunyi yang mengendap sendiri.

Tersisa nama, impian, mimpi yang raib oleh diagnosa,
Segala harap luruh sebelum sempat menjadi nyata.
Inilah kisah seorang Pemimpi yang dikhianati mimpinya sendiri.


19 agustus 2026