Langkah yang Tergesa
Karya: Na'imah Syafi'atunaTiap kali binar tulusmu menyapa,
ada sembilu manis yang menorehkan luka di dada.
Kau berusaha menjaga semuanya untukku,
sementara aku masih sibuk menyembunyikan getar ragu.
Kupikir niat baik saja sudah cukup untuk memahami,
ternyata aku hanya bermain-main dengan ketulusan yang tak bertepi.
Berpura-pura siap menyahut uluran tanganmu yang suci,
dengan percaya diri palsu yang kini kusesali.
Bukan maksudku mematahkan arah yang pernah kita tuju,
aku hanya terlalu tergesa melangkah maju.
Banyak cela yang belum sempat kurekatkan,
banyak luka yang masih enggan kutunjukkan.
Bukan salahmu yang begitu indah mencintai,
tapi aku, yang terlalu terburu-buru berjanji menjaga, sebelum tahu cara menjaga.
Sukoharjo, 18 Agustus 2026