Bayangan yang Menikam Cahaya
Karya: Mutiara Jamilatus SyavaraJanji kau lukis seperti pelangi,
namun warnanya hanyalah fatamorgana.
Di balik senyum bagai matahari
tersimpan awan hitam penuh dusta.
Kata-kata jadi hujan beracun
menetes di ladang harapan kering.
Dulu aku percaya, kau laksana bulan,
padahal nyatanya wajahmu hanya topeng bayang-bayang.
Langkahmu pergi seperti angin liar
yang menyapu daun kepercayaan rapuh.
Aku berdiri di tepi senja
menatap runtuhnya pohon kepercayaan.
Kini hatiku seakan menjelma samudra
yang menyimpan badai dalam kedalaman.
Pengkhianatan hanyalah ombak pecah
yang mengajarkan jiwa menjadi lautan tenang.
Pamekasan, 01 Agustus 2026