PENGKHIANAT RASA
Karya: Mala Hayati, S. Pd., Gr.Dalam riuhnya konflik batin,
Kutemukan muskil dengan yakin.
Semesta merekam untaian memori,
Harsa berakhir nestapa abadi.
Aksa menatap problematika,
Menjunjung banyak derita lara,
Arutala kehilangan pesona,
Kamulah sosok pengkhianat rasa.
Tatkala jatuh cinta dalam tanda kutip,
Terjebak dalam rangkaian manipulatif.
Walau doa senantiasa kutitip,
Yang dituju bisa berkutik.
Semesta bertindak dengan bukti.
Andai usia tidak memburu,
Dilema akan perputaran waktu.
Sejatinya cinta tidak buru-buru,
Salahnya aku memilih kamu.
Terima kasih, pengkhianat rasa.
Biarkan aksa menatap bahagia,
Bersama asa dalam balutan do'a,
Tanpa mengarungi salah yang sama.
Pandeglang, 20 Agustus 2026