Namamu Masih Tinggal, Percayaku Tidak
Karya: Khanza RiqqahNamamu Masih Tinggal, Percayaku Tidak
Dulu, aku percaya pada setiap kata yang kau ucapkan.
Kukira tangan yang selalu menggenggamku
tak akan pernah menjadi tangan yang melepaskan.
Aku bercerita tanpa takut,
menaruh rahasia di antara percakapan kita,
dan menganggapmu sebagai tempat paling aman.
Sampai akhirnya aku tahu,
ceritaku telah menjadi bahan pembicaraan,
rahasia yang kujaga ternyata kau bagikan,
dan kepercayaan yang kuberikan
kau balas dengan pengkhianatan.
Sejak saat itu, aku belajar sesuatu.
Tidak semua yang datang membawa senyum
datang dengan niat yang baik.
Namamu mungkin masih tinggal
di beberapa bagian dari ingatanku,
tetapi percayaku sudah tidak di sana.
Aku tidak membencimu.
Aku hanya memilih berhenti percaya
kepada seseorang yang pernah membuatku
takut mempercayai orang lain lagi.
Aceh Besar,16 Agustus 2026