Bait-Bait di Dalam Museum
Karya: Inda Kurnia utamiWaktu terus mengajakku berjalan,
namun saat kubuka halaman baru,
yang kucari hanyalah suaramu di sudut buku.
Aku adalah aksara
yang disusun menjadi bait-bait puisi,
yang kian abadi di dalam museum.
Mungkin lembarannya akan habis dikunyah waktu,
tetapi alam akan menyisakan satu nyawa
untuk dia rupai.
Aku tidak benar-benar pergi meninggalkan namamu
atau menghapus jejakmu;
aku terus mengikuti arus,
namun suaraku terus memanggil namamu.
Sama halnya dengan edelweis,
ia abadi meski kutahu—
itu hanyalah hadiah kecil dari alam.
Pantai Barat,17 Agustus 2026