Kala Asrar Kehilangan Rumah
Karya: FITRI NURKASANAHPada mulutmu, kutitipkan Asrar untuk kau jaga
Sebab, kupikir Asrar telah menemukan rumahnya
Kau mengangguk tanpa ragu
Dan kupercayakan Asrar untuk kau jaga.
Namun,
Angin membawaku ke telinga-telinga yang tak pernah kupilih
Asrar yang sepatutnya kau jaga,
kini yang tak kenal pun tau yang tak semestinya
Dan anehnya, kau tetap berdiri dengan wajah yang sama
Seolah tiada terjadi apa-apa
Sedang aku memunguti serpihan harga diri
Di antara tatapan, tanya, dan riuh suara yang tak pernah kupinta.
Betapa aneh pengkhianatan itu
Bukan kau yang memikul malu,
bukan pula kau yang berjalan kaku.
Kau melangkah ringan,
sementara aku menanggung luka yang kau sebarkan.
Ngawi, 4 Agustus 2026