SETIA PADA JANJI
Karya: Bima AwaludinAku menanam setia di tanah waktu,
Menyiramnya dengan sabar dan doa yang utuh.
Bukan karena dunia tidak menawarkan pelangi,
Tetapi karena hatiku sudah memilih satu.
Setia bukan sekadar kata yang diucapkan bibir,
Ia adalah langkah yang tetap sama meski badai datang menderu.
Ia adalah menunggu dalam diam tanpa menuntut,
Menjaga nama baikmu bahkan saat engkau tidak tahu.
Jika hari esok mengubah arah angin,
Biarlah aku tetap menjadi kompas yang menunjukimu.
Karena setia adalah rumah yang tidak pernah pindah,
Walau seluruh dunia menawarkan tempat baru.
Padang, 30 Juli 2026