Kandas di arus palsu
Karya: Fifi Tri RohatiAku mengarungi sungai
yang kau lukis dengan tenang,
percaya pada riak
yang kau sebut muara pulang.
Kutaruh seluruh arah
pada bentang petamu,
tanpa curiga
ada jeram tersimpan
di sebalik senyummu.
Namun bening yang kau janjikan
hanyalah cermin semu,
menghanyutkan asa
hingga luruh tak bersisa.
Setia yang kupeluk erat
berujung sia-sia,
terhempas pada tebing dingin
manipulasimu.
Kini kompas kepercayaan
dalam dadaku telah patah,
hancur berkeping
di dasar air yang murka.
Aku tak roboh
oleh dahsyatnya badai yang datang,
tapi mati perlahan,
kandas oleh arus
yang ternyata ilusi.
Karawang, 11 Agustus 2026