Kabar dari sang hering
Karya: Fhiona Fherolita Al-fathiDi bawah kibaran panji yang dulu kita tegakkan,
Kau berdiri paling depan, memuji setiap pencapaian.
Mendorongku menjejak tangga demi tangga impian,
Berpura-pura menjadi benteng saat aku kelelahan.
Setiap sudut rahasia yang kupercaya padamu,
Kau simpan rapi, menunggu waktu yang tepat untuk berburu.
Kau papah aku kelangit yang luas dan tinggi,
Bukan agar aku terbang, tapi agar jatuhku hancur berkeping-keping.
Bertahun-tahun di bangku sekolah kau pakai topeng kawan,
Menatapku manis, menyembunyikan paruh yang kelaparan.
Namun tepat ketika toga dilepas dan kita berpisah jalan,
Kabar dari sang hering mulai berhembus tanpa ampunan.
Rahasia paling pribadi kau siarkan di depan publik,
Fitnah tak valid kau ciptakan lewat narasi yang licik.
Kau hancurkan seluruh keringat dan kerja keras yang telah ku bangun,
Menyantap kehancuranku dengan rasa puas yang buas.
Baru setelah kelulusan, mataku benar-benar terbuka,
Bahwa pemangsa terkejam berada di dekat kita.
Bukan elang yang datang menyerang dari angkasa,
Melainkan hering yang berpura-pura menjaga, lalu memakan mangsanya.
Surabaya, 20 Agustus 2026