Belati dalam Senyuman
Karya: Deni Crisdiana SeputraKau merajut janji dari benang-benang manis,
lalu meninggalkanku dalam sunyi yang teriris.
Di balik senyum hangat yang dulu kupeluk erat,
tersembunyi belati tajam yang menancap makin berat.
Aku membangun rumah di atas kata-katamu,
tanpa tahu fondasinya hanyalah kebohongan semu.
Kini puing-puing kepercayaan berserakan di dada,
hancur oleh tangan yang paling kupercaya di dunia.
Pengkhianatanmu bukan hanya mematahkan arah,
tapi membakar habis peta tempatku berserah.
Namun dari abu luka yang terus membara ini,
aku belajar memaafkan, lalu berjalan pergi.
Namamu kini hanyalah jejak luka yang dingin,
diterbang sisa angin yang tak lagi kuinginkan.
Wonogiri, 1 Agustus 2026