Seraut Paras Swargaloka
Karya: AISHA HANIN KINANTHIDi lipatan jubahnya, malam mengendap khusyuk,
Dahinya ranum oleh seribu sujud,
Ia bicara tentang Sang Pelukis di balik awan,
Seakan cawan surga telah tergenggam dengan menawan.
Oh Tuhan,
Lisannya basah bertasbih tiada usai,
Namun jemarinya menyebar duri yang tak pernah usai,
Ia meyakini diri menyembah agungnya Khalik,
Saat ciptaan-Nya merintih dalam jerik.
Oh Tuhan!
Inilah pengkhianatan paling senyap di pertiwi,
Ia menyanjung pintu jannah berbekal mantra suci,
Sembari melumat tumpuan bumi,
Merobek napas dari tiupan Ilahi.
Kab. Semarang, 4 Agustus 2026