Rintik Penghapus Nama
Karya: Tiara OktafitrianiKala itu
Sekujur tubuhku dingin tak karuan,
Bagai tenggelam di tengah laut lepas.
Air mata dan air hujan
Merajut kelam di atas pipi.
Hilang sudah niat untuk bangkit,
Saat melihatmu bersama tokoh barumu.
Kanvas hidupku perlahan memudar.
Artefak yang dulu kita ukir,
Kini hancur berkeping-keping,
Bersama hati
Dan seluruh perasaanku.
Langit pun ikut mengkhianati,
Menumpahkan deras tanpa jeda.
Seolah tahu, luka ini terlalu luas
Untuk ditampung satu dada saja.
Aku berdiri di antara rintik,
Mencoba mengumpulkan pecahan nama kita.
Tapi hujan terlalu pandai menghapus,
Dan malam terlalu bisu untuk mengerti.
Rengat Barat, 5 Juli 2026