Rintih yang Menyentuh Kenangan?
Karya: Santa Novena Ave MariaPada selembar kenangan,
langit menitipkan rintik perlahan.
Membasah setiap jejak yang telah menyimpan cerita.
Aku berdiri dibawah rintik itu,
bukan untuk mencari teduh,
hanya ingin menyeru kembali sesuatu,
yang kini menjelma kenangan.
Kenangan?
Kamu mengenang aku?
Atau aku yang mengenang bayangmu?
Aku tak mengerti.
Rintik itu jatuh semakin deras.
Seperti membawa gema masa lalu
yang telah usai.
Kini, aku mengerti,
tidak semua harus kita ingat,
dan tak semua harus kita sesali.
Sebab yang berubah bukanlah langit,
Melainkan hati yang belajar menerima.
Sukoharjo, 27 Juni 2026