Seporsi mie ayam
Karya: Nur Amalia NajibMenjelang senja, diriku duduk menatap hamparan langit-langit indah.
Warna-warna oranye perlahan menyelimuti atap-atap rumah.
Kegelapan malam mulai menunjukkan tanda-tanda mereka.
Penampakan cakrawala indah semesta terbentang luas di kala senja.
Seporsi mie ayam tersaji dalam diam.
Tidak tersentuh oleh tangan yang menginginkan semangkuk kehadirannya.
Membiarkan kedinginan menyelimutinya perlahan-lahan.
Tanpa adanya sebuah kepastian.
Kala itu, di waktu senja.
Seorang insan hanya duduk tanpa rasa tahu.
Dengan semangkuk mie ayam dingin diatas meja.
Memikirkan hal yang telah kelabu dengan rasa sendu.
Dia tidak tahu, dia akan terus tertuju.
Angan-angan terbendung berhembus di kala itu.
Kala senja pada pergantian waktu.
Pada seporsi mie ayam yang selalu menunggu.
Banjarbaru, 1 juli 2026