Tetes air langit menyapa penduduk bumi
Karya: Nurul HasanaAwan cerah perlahan tertutup mendung
Angin sejuk mulai menyentuh kulitku
Suara tawa perlahan menghening
Dari angkasa terdengar rimbunan gemuruh
Tetes air mulai jatuh membasahi bumi
Insan mulai mencari tempat meneduh
Rasa letih perlahan berubah hening dan damai
Menyaksikan indah nya tetes air yang jatuh
Senyum pun merekah mengganti kegundahan
Tubuh yang letih seolah mendapat dekapan
Angin sejuk serta melodi indah dari langit
Ibarat menjadi penghibur dari letihnya hari
Tetesan itu pun perlahan menyusut
Meninggalkan jejak basah di atas bumi
Serta memancarkan lengkung pelangi yang indah
Nestapa di kalbu pun seketika luruh
Bak awan kelabu yang terganti cerahnya angkasa
Marbau, Kabupaten Labuhan Batu Utara, 7 Juli 2026