TANGISAN DI TENGAH HUJAN DERAS
Karya: NURUL APRILIANIHujan deras malam ini
sekarang aku boleh bersuara
aku boleh meraung sekencang-kencangnya
tanpa ada yang bertanya, "kamu kenapa? "
tanpa ada yang menyuruh, "sudah jangan menangis"
Hujan deras turun pelan pelan
seperti mengajarkanku tenggelam
tanpa harus masuk kelautan
Aku berdiri ditengah lapangan kosong
bajuku basah, sepatuku penuh lumpur
tidak ada payung, tidak ada orang, tidak ada lampu
hanya aku, hujan dan semua sesak yang kutahan
Setiap rintik yang jatuh di pipi
aku anggap satu tetes maaf
untuk diri sendiri yang selalu kuat
satu untuk semua air mata yang kutelan
Dua untuk semua senyum yang kupaksa
Langit malam ini tidak pelit
Dia turun terus tanpa bertanya
tanpa meminta aku pulang duluan
Dia hanya menemani sampai aku habis
Dan disaat suaraku sudah serak
disaat nafasku sudah berantakan
aku baru sadar
Tenyata hujan ini
tempat paling aman untuk hancur
tanpa harus ketahuan siapa siapa
sukabumi, 6 juli 2026