Berjiwa bebas
Karya: Naila najah agustinaLangkah kecil memilih tertahan
Tatkala tetesan dingin mulai berjatuhan
Tanpa menepi membiarkan raga berteman
Bersama Atma pengagum varsha
Tak peduli semakin deras
Basah telah memeluk daksa
Namun tetap memilih abai
Lantas terdengar tawa beralaskan sesak
Genangan beriak berubah kelam
Pratikor menguar memberi ketenangan
Dibawah awan kelabu menari bebas seorang diri
Setiap pijakan mengingatkan seluruh mimpi
Setiap gemuruh menyembunyikan perih
Nabastala jua menjadi saksi
Inilah simpul harsa di dalam tangis
Berbentuk asmaraloka sang pencipta hati
Guna para pengembara diatas ardi
Tuk kembali pulih dari letih
Banyuwangi, 10 juli 2026