Tertidur Lagi
Karya: Muhammad Alif MumtazOmbak menepuk hamparan pasir pelan
Meninggalkan secercak embun di sana
Seolah tengah menyapa
Untuk waktu yang terus melangkah
Aku di sana
Terbaring di antara butiran pasir
Langit senja di atas terlihat diam
Awan-awan juga berlaku sama
Rambutku menari-nari girang
Dalam pangkuan angin yang tiada habisnya
Dan di semenanjung langit sana
Sang sumber kehidupan berdiri diam
Tubuhnya terbelah oleh lautan nan berombak
Mengiringi dirinya turun perlahan
Matahari itu…
Apakah ia kelelahan?
Mataku hanya diam menatap langit
Rasanya tak lagi bisa menggerakkannya
Sang Mentari Agung itu kini turun perlahan
Tak ada lambaian
Hanya turun menatapku tanpa ucapan
Ia tertidur lelap lagi?
Tidak mungkin, bukankah seharusnya ia tidak pernah tidur?
Padang, 10 Juli 2026