TEMU DIPARUH RINTIK
Karya: Fhiona Fherolita Al fathiHujan sore ini mendadak menjadi riuh,
memaksa dua langkah kaki terhenti
Di bawah atap teduh yang sama.
Disela gemericik air,
netra kita berbenturan.
Dunia sedikit hening.
Kamu masih dengan senyuman yang dulu,
namun kini ada jarak yang canggung dianta kita.
Sudah berapa musim kita saling asing?
Udara dingin berhembusan membawa aroma masa lalu,
menyalakan kembali sisa bara yang
Kukira telah lama padam didada.
Kita berbincang seperlunya,
berpura pura tegar menantang rintik.
Namun dibalik kata "apa kabar,"
ada rasa yang bergejolak samar.
Mungkin hujan hari ini sengaja menahanmu disisiku,
untuk sekadar mengingatkan bahwa
Kita pernah menjadi satu cerita yang teramat indah,
sebelum kita berjalan kearah yang berbeda.
Surabaya, 05 Juli 2026