Surat Dari Ufuk Barat
Karya: Yesica Viona SihombingDi batas langit yang mulai melipat cahaya
senja menulis sepucuk surat pada cakrawala
Huruf-hurufnya terjalin dari semburat jingga
sementara angin menjadi kurir yang setia
Pada warna-warna yang perlahan merekah
kutitipkan kagum yang tak sempat terucap
Awan berarak seperti mimpi
sedang angin membawa damai ke penjuru rasa
awan menyulam luka-luka waktu
dengan benang emas yang dipintal oleh cahaya
Tak ada ratap di wajah langit yang meredup
hanya keteguhan yang tumbuh dalam diam
Senja mengajarkan bahasa yang bisu
bahwa kehilangan bukanlah jurang kehampaan
tetapi jembatan yang menuntun langkah
menuju pemahaman yang lebih lapang
malam perlahan menyalakan bintang-bintang
dari ufuk barat yang kian menjauh
keindahan terbesar bukanlah tentang bertahan
melainkan tentang merelakan dengan cahaya
Pematang Siantar, 15 Juni 2026