Sadyakala Arunika
Karya: Tirta Kencana, S.I.KomBinar netra terserlah menatap arunika terbentang di nabastala,
sebuah pertunjukan megah menuju biru kelana.
Sadyakala jatuh rasa pada arunika.
Insan bercerita, mereka awal dan akhir,
sungguh mustahil memadu anuraga.
Apalah daya, sadyakala teramat suka.
Bumantara saksi bisu pilu hatinya.
Kuning dan jingga,
enggan berpadu menjadi warna baru di garis cakrawala.
Sebab kodrat mengutuk mereka dalam sekapan loka yang berbeda.
Semesta tertawa,
menatap si jingga nestapa.
Meratapi amerta asa, dibinasa khianat jagat raya.
Sudah terdaulat mereka berbeda,
tak akan jadi satu sekalipun mengemis pada Yang Esa.
Riau, 28 Juni 2026