Ketika Langit Menitipkan Pulang
Karya: Sindy Oktaviana PutriKetika Langit Menitipkan Pulang
Senja datang tanpa tergesa,
menyulam jingga di ujung cakrawala
seperti tangan Tuhan yang lembut
menorehkan keindahan pada langit yang letih.
Ia tidak tinggal selamanya,
perlahan tenggelam bersama waktu,
mengajarkan bahwa yang paling indah pun
memiliki saat untuk pergi.
Namun senja tak pernah benar-benar hilang.
Esok, pada jam yang hampir sama,
ia kembali membawa warna yang berbeda,
tetap memukau dengan caranya sendiri.
Begitulah nikmat Tuhan;
kadang datang, lalu menjauh sejenak,
agar kita belajar merindu dan mensyukuri.
Di balik langit yang berubah warna,
tersimpan pesan sederhana:
tak semua yang pergi berarti berakhir,
sebab sebagian keindahan diciptakan untuk kembali.
Jember, 22 Juni 2026