Muhammad Najwan Hakiki - Diriku dan hujan (Lirika 10)

📅 Juni 30, 2026

Diriku dan hujan

Karya: Muhammad Najwan Hakiki


Di antara detik yang berjalan perlahan
Aku belajar membaca bahasa angin
Yang berbisik lembut membawa kabar
Tentang rindu yang tak pernah usai

Lalu hujan turun, membasahi bumi
Setiap tetesnya adalah nada
Yang menyatu dengan detak jantungku
Menjadi simfoni sunyi yang abadi

Mereka bilang hujan membawa kesedihan
Namun bagiku, ia adalah cermin
Sama seperti aku yang punya cerita
Ada riang, ada juga yang menyimpan pedih

Hujan mengajarkan aku tentang sabar
Bahwa derasnya badai pasti berlalu
Seperti air yang mengalir ke sungai
Aku pun berjalan, tak pernah mau berhenti

Di setiap genangan yang terbentuk
Kulihat bayanganku sendiri
Tegas, tenang, namun penuh arus
Seperti sungai yang menuju samudra

Aku adalah tanah yang siap menerima
Dan hujan adalah kasih yang tak terkira
Bersama kita menumbuhkan harapan
Di tengah dunia yang kadang tak beraturan

Biarkan hujan terus membasahi
Membersihkan debu di jalan hidupku
Aku dan hujan, kita adalah sahabat
Menulis puisi kehidupan, selamanya...



Bogor, 30 juni 2026