IRAMA DI ATAP RUMAH
Karya: MELISA GANDHA SARI PUTRIIrama di Atap Rumah
Langit perlahan menukar birunya dengan kelabu
angin membawa hawa dingin yang menyentuh kulit.
Tetes air mulai turun berjejer menembus udara
menciptakan bunyi gemericik yang menenangkan jiwa.
Ia membasuh debu dan panas yang menggelapkan hari
mengalir menuruni tembok dan jalanan yang kering.
Setiap tetes membawa kesegaran yang dinanti
menghidupkan kembali kehidupan yang mulai lesu.
Suaranya lembut seperti lullaby yang pelan
membawa ketenangan bagi pikiran yang sibuk.
Tanah menyerap setiap air dengan rindu
menyimpan berkah untuk tumbuh dan bersemi kembali.
Saat hujan mulai berhenti, sisanya adalah embun
udara terasa bersih, wangi tanah tercium jelas.
Irama dari langit telah usai menyapa
meninggalkan kedamaian yang tersimpan lama.
Cirebon, 27 juni 2026