yang tertinggal di balik senja
Karya: janeeta dzihni naqiyyahSenja turun perlahan
di ujung halaman.
Jingga merambat di tepian langit,
bayang-bayang memanjang di pelataran,
dan angin membawa bau tanah
seusai hari yang panjang.
Pada waktu seperti ini,
aku selalu teringat masa kecil,
saat pulang adalah suara ibu
yang memanggil dari teras,
saat sore terasa begitu panjang,
dan tawa mengalir tanpa alasan.
Setiap senja datang,
ada sesuatu yang selalu kudengar,
mungkin derap sandal di depan rumah,
tempat aku pernah percaya
bahwa sore tak pernah benar-benar usai.
Kini halaman itu masih ada,
tetapi langkahku tak lagi sama.
Aku tumbuh,
sementara masa kecil diam-diam
bersembunyi di balik senja.
Di antara cahaya yang perlahan luruh,
aku kembali mencari anak kecil itu.
Lalu kusadari,
senja tak pernah membawa
masa kecilku pergi.
Akulah yang berjalan terlalu jauh,
hingga yang paling sulit kupanggil pulang
bukanlah waktu,
melainkan diriku yang dulu.
Banda Aceh, 30 juni 2026