Heru Sumarno, S.S., Gr. TEFL Certified - Takhta Hujan: Catatan dari Ranting yang Kehilangan Daun (Lirika 10)

📅 Juni 17, 2026

Takhta Hujan: Catatan dari Ranting yang Kehilangan Daun

Karya: Heru Sumarno, S.S., Gr. TEFL Certified


Senja retak di sela awan tua,
langit menunduk
di bawah berat namanya sendiri.

Aku tidak menyebutnya hujan.

Ia bahasa yang kehilangan penerjemah;
kata-kata jatuh,
namun bumi lupa mendengar.

Di bibir seng,
tetes mengetuk pintu
yang telah lama ditinggalkan pulang.

Waktu mengalir
seperti pengembara
yang lupa jalan menuju dirinya.

Pada ujung daun mangga,
air menggantung
lebih lama dari takdirnya,

ragu:

jatuh berarti berakhir
atau bermula.

Di genangan,
langit runtuh
ke dalam bayangannya sendiri.

Aku melihat wajahku asing,
seolah namaku telah lebih dahulu pergi
meninggalkan tubuh ini.

Yang runtuh bukan langit,
melainkan keyakinan

bahwa yang pecah
harus hidup sebagai kehilangan.

Pada ranting tanpa daun,
setetes air tinggal—

kemungkinan
yang belum selesai memilih dunia.

Di sanalah hujan mendirikan takhtanya:

bukan pada langit,
melainkan pada keberanian yang rapuh

untuk tetap jatuh,
tetap pecah,

dan tak pernah berhenti menjadi.



Malang, 17 Juni 2026